Senin, 16 Januari 2017

Adikku, Teladanku



        Namanya Gabriela Gita Pratiwi, anak paling bungsu dari kami 4 bersaudara. Foto pertama nya diambil 5 tahun lalu, foto kedua diambil sekitar 7 tahun yang lalu. Saat itu Bela berusia 3 tahun, pas lagi lucu-lucunya. Bulan depan (Februari) Bela berusia 8 tahun. Bela tumbuh menjadi anak yang berhati lembut, perasaanya halus sekali, sangat peka dengan hal-hal yang terjadi disekitarnya, benar-benar hati seorang wanita. 

    Awal tahun 2017 saya harus kembali ke jakarta untuk bekerja setelah cuti seminggu dan menghabiskan waktu bersama keluarga di kota kelahiran saya, Tana Toraja. Malam itu sebelum berangkat, Bela masuk kedalam kamarnya menutup pintu dan tak seorang pun dibiarkannya masuk. Tak lama kemudian Bela keluar membawa secarik kertas. Itu surat, tulisan tangannya, ungkapan hatinya yang diberikan pada saya. "Kakak hati-hati ya, Bela janji tidak akan nakal" itu katanya. Tak lupa diselipkannya beberapa lembar uang miliknya. Uang jajan yang dikumpulkannya. Hal ini sontak menggetarkan hati saya. Tak pernah terpikirkan sebelumnya anak sekecil itu menulis sebuah surat untuk mengungkapkan perasaannya. Kuambil dan kusimpan surat dan beberapa lembar uang yang diberikan Bela. Kupeluk Bela. Kerongkonganku sakit manahan tangis haru ku.
      Malam itu dari Bela saya belajar banyak, bahwa pemberian sekecil apa pun atau sebesar apapun itu butuh ketulusan, karena ketulusan lah yang membuat sebuah pemberian bernilai besar. Bulan depan Bela akan berusia 7 tahun dan saya yakin akan lebih bayak lagi pelajaran hidup yang saya dapatkan dari adik kecil ku itu.


Jakarta, 16 Januari 2017
Ditulis penuh rindu dan cinta untuk Bela
Kakak mu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar